ECHO 36 WP

ECHO 36 WP

Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan dalam air, berwarna putih untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan gulma berdaun sempit pada pertanaman padi sawah.

  • Bahan Aktif: Asetoklor 30% + Metil metsulfuron 6%
  • Nomor registrasi : RI.01030120185948
  • Bentuk Formulasi: Wettable powder (Wettable powder (WP) | Crop Care (crodacropcare.com))
  • Warna Formulasi: Putih
  • Cara Kerja Produk : Sistemik selektif
  • Ukuran produk : 25 gr
Tanaman Penyakit Konsentrasi Waktu dan Cara Aplikasi
Padi Sawah Gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis Marsilea creanata Limnocharis flava 1,0 – 1,5 kg/ha
1,6 – 1,8 g/L
Penyemprotan volume tinggi Lakukan penyemprotan pada saat gulma tumbuh subur pada pagi atau sore hari. Apabila belum jelas hubungi petugas pertanian yang berwenang. .
Gulma berdaun sempit Cyperus sp. Fimbristylis miliacea Scirpus juncoides
Indocrase 200 EC

Indocrase 200 EC

Herbisida sistemik purna tumbuh, berbentuk pekatan yang dapat di emulsikan untuk mengendalikan gulma berdaun sempit pada tanaman padi sawah.

  • Bahan Aktif: Butil sihalopop 200 g/l
  • Nomor registrasi : RI.01030120196281
  • Bentuk Formulasi: Emulsifiable Concentrate
  • Warna Formulasi:
  • Cara Kerja Produk : Sistemik
  • Ukuran produk : 200 ml
Tanaman Penyakit Konsentrasi Waktu dan Cara Aplikasi
Padi Sawah Gulma Golongan Rumput Echinochloa crus-galli Leptochloa chinensis 0,6 – 1,0 l/ha Penyemprotan volume tinggi. Lakukan penyemprotan saat gulma sedang tumbuh aktif. Apabila belum jelas hubungi petugas yang berwenang.
Gulma Golongan Teki Cyperus iria Fimbristylis miliacea 0,6 – 1,0 l/ha
Razobac 4/18 WP

Razobac 4/18 WP

Herbisida sistemik pra dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan, untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah.

  • Bahan Aktif: Natrium bisfiribak 18% + Etil-pirazosulfuron 4%
  • Nomor registrasi : RI.01030120186193
  • Bentuk Formulasi: Wettable Powder
  • Warna Formulasi: Putih
  • Cara Kerja Produk : Sistemik
  • Ukuran produk : 45 gr
Tanaman Penyakit Konsentrasi Waktu dan Cara Aplikasi
Padi Sawah Gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis Marcilea Crenata Monochoria vaginalis 150 – 200 g/ha Penyemprotan volume tinggi. Lakukan penyemprotan pada saat gulma sedang tumbuh aktif secara merata. Penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan di perkirakan hujan tidak akan turun 6 jam setelah penyemprotan.
Gulma golongan rumput Echinochloa crus-galli 150 – 200 g/ha
Gulma golongan teki Cyperus iria, Cyperus difformis, Fimbristylis miliacea 150 – 200 g/ha
new qizza

New Qizza 130/50 EC

Herbisida sistemik purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan, berwarna kuning muda untuk mengendalikan gulma pada pertanaman kedelai.

  • Bahan Aktif: Fomesafen 130 g/l + Kuizalofop p-etil 50 g/l
  • Nomor registrasi : RI.01030120196438
  • Bentuk Formulasi: Emulsifiable Concentrate
  • Warna Formulasi: kuning muda
  • Cara Kerja Produk : sistemik
  • Ukuran produk :100 ml, 250 ml
Tanaman Penyakit Konsentrasi Waktu dan Cara Aplikasi
Kedelai Gulma berdaun lebar, Gulma berdaun sempit 0,5 – 1 lt/ha Lakukan penyemprotan pada saat gulma sedang tumbuh aktif. Penyemprotan dilakukan pada pagi hari, diperkirakan hujan tidak akan turun 6 jam setelah penyemprotan.
HERBICORN 300/10 SC

HERBICORN 300/10 SC

Herbisida sistemik selektif, pra-tumbuh dan purnatumbuh, berbentuk pekatan suspensi untuk mengendalikan gulma umum pada budidaya jagung.

  • Bahan Aktif: Atrazin 300 g/l + Topramezon 10 g/l
  • Nomor registrasi : RI. 01030120258783
  • Bentuk Formulasi: Suspension Concentrate
  • Cara Kerja Produk : Sistemik selektif
  • Ukuran produk : 250 ml, 500 ml, dan 1L
Tanaman Gulma Sasaran Konsentrasi Waktu dan Cara Aplikasi
Jagung Gulma teki (Cyperus iria, Cyperus rotundus); gulma berdaun lebar (Calopogonium mucunoides, Ipomoea triloba, Praxelis clematidea, Richardia brasiliensis); gulma berdaun sempit (Cynodon dactylon, Dactyloctenium aegyptium, Digitaria ciliaris, Echinochloa colonum, Paspalum commersonii) 1,5 – 3 l/ha Penyemprotan volume tinggi. Aplikasi hanya dilakukan satu kali pada saat gulma memiliki 5-7 daun atau 14-21 hari setelah tanam (HST). Penyemprotan dilakukan pada pagi hari ketika tidak ada hujan hingga 6 jam setelah waktu aplikasi. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, segera hubungi petugas di lapangan.